Tuesday, May 17, 2011

Aku di Sini Bukan untuk Walnut


Para filsuf berkata, “Kami suka musik karena ia mirip suara-suara bulat penyatuan. Sebelumnya kami merupakan bagian dari sebuah harmoni, sehingga saat-saat treble dan bass dibunyikan membawa ingatan kami kepadanya. Tapi bagaimana hal itu dapat terjadi di dalam tubuh padat yang penuh dengan lupa, keraguan, dan duka? Hanya akan seperti air yang mengalir dalam tubuh kita. Memang akan menjadi lebih asam dan lebih pahit, tapi tetap sebagai urin yang membendung kualitas air".
 
Itu akan memadamkan api!
 
Jadi, ada musik itu yang mengalir melalui tubuh-tubuh kita yang akan mencari-cari kegelisahan jiwa.
 
Mendengar suara, kita mengumpulkan kekuatan. Cinta menyala dengan melodi. Kepada pecinta, musik memberikan ketenangan dan menyediakan bentuk imajinasi. Musik bernafas pada api diri, dan membuat kita menjadi lebih peka.
 
Genangan air ini sungguh-sungguh dalam.
 
Seorang manusia haus memanjat sebuah pohon walnut untuk ke kolam renang dan melemparkan satu persatu walnut ke air. Begitu seksama, dia mendengarkan suara yang berdentum dan mengamati balon-balon yang muncul dari dentuman itu.
 
Seorang manusia yang lebih rasional berkata, “Kau akan menyesal melakukan ini. Begitu jauh kau dari air tempat walnut-walnut kau lemparkan. Begitu kau turun, air akan membawa mereka jauh.”
 
Seorang filsuf menjawab, “Aku di sini bukan untuk walnut, aku menginginkan musik yang ditimbulkan oleh walnut yang kulemparkan ke dalam air.”
 
The Book of Love oleh Jalaluddin Rumi. Terjemahan ke Inggris oleh Coleman Barks.

Thursday, March 24, 2011

Andra and The BackBone

Andra & The Backbone merupakan salah satu grup musik dari Indonesia. Anggotanya berjumlah tiga orang yaitu Dedy, Stevie, dan Andra Junaidi. Grup musik ini dibentuk pada tahun 2007. Lagu utamanya ialah Musnah yang dipopulerkan ulang oleh Mulan Jameela. Album pertamanya ialah Andra & The Backbone, dirilis tahun 2007. Hits lain dari album ini adalah Sempurna yang dipopulerkan ulang oleh Gita Gutawa, serta hits lainnya adalah Lagi Dan Lagi, Dan Tidurlah, Terdalam, Perih, serta Dengarkan Aku.

Salah satu anggotanya, Andra Junaidi, sekarang juga adalah seorang pendiri dan anggota dari grup band Indonesia yang terkenal Dewa 19.

Thursday, February 10, 2011

TAHTA

Tahta merupakan grup musik asal Indonesia yang berdomisli di Bandung. Anggotanya berjumlah 6 orang yaitu Phewe (vokal), Nasa (guitar), Obbie (guitar), Mahesa (drum), Ihsan (bass), dan Teo (kibord). Nama Tahta mulai dikenal sejak "Dasar Pengecut" menjadi soundtrack film D'Girlz Begins (2006). Mereka kemudian merilis album perdana Tempat Yang Paling Indah di tahun yang sama.

Dua tahun vakum, pada bulan Juli 2008, Tahta merilis album kedua, Nyanyian Hati (2008).
Tiga orang personel, Obbie, Nasa dan teo resmi mengundurkan diri. Pada tahun 2010, mereka meluncurkan album ketiga yang berjudul Dunia Laki-Laki. Kini band ini digawangi oleh Phewe, Mahesa, Ihsan dan Brems.

Tempat yang Paling Indah (2006)
Tempat yang Paling Indah merupakan sebuah album musik pertama karya grup musik Indonesia, Tahta. Dirilis pada tahun 2006. Berisi 12 buah lagu dengan lagu Dasar Pengecut dan Tempat Yang Paling Indah sebagai lagu utama album ini.


Tahta - Tempat Yang Paling Indah

Song List
Dua Di antara Tiga
Penjaga Hati
Bisakah Kau
Tempat Yang Paling Indah
Bolehkah
Bintang
Dasar Pengecut
Aku Masih Disini
Biarkan Orang Berkata
Perang Batin
Apa Yang Harus Aku Katakan
Turun Dari Surga

Nyanyian Hati (2008)
Nyanyian Hati adalah album kedua dari grup musik Indonesia, Tahta. Dirilis pada tahun 2008. Berisi 10 buah lagu dengan lagu Tak Perlu Kembali sebagai lagu utama album ini. 


Tahta - Nyanyian Hati


Song List
Tak Perlu Kembali
Gengsi
Ku Pergi
Musuh Di Dalam Selimut
Cantik
Alinda
Kharismamu
Bila Cinta Janganlah Berdusta
Malam Minggu Kita
Maukah Jadi Pacarku 

Dunia Laki-Laki (2010)
Dunia Laki-Laki merupakan sebuah album musik ketiga karya Tahta. Dirilis pada tahun 2010. Lagu utamanya ialah Main Api.



Song List
Main Api
Berperang untukmu
Dunia laki–laki
Dia
Tahukah Dirimu
Yang ku mau

Thursday, January 13, 2011

Berbagai Macam Jenis Piano

Piano hadir  dalam berbagai macam gaya, desain, bentuk dan ukuran. Piano memiliki dua kategori dasar: piano vertikal dan horisontal.

Vertical Piano – disebut piano vertikal karena tingginya dan posisi senarnya. Tinggi piano ini berkisar antara 36 sampai dengan 60 inci. Ada 4 jenis:
• Spinet – Dengan ketinggian sekitar 36 sampai 38 inci, dan lebar perkiraan 58 inci, spinets adalah piano terkecil. Karena ukurannya itu maka piano ini menjadi pilihan yang popular bagi banyak orang yang tinggal di ruang terbatas seperti apartemen. Salah satu Kelemahan dari spinets adalah memiliki daya dan akurasi yang kurang karena ukuran dan konstruksi.
• Konsol – Agak lebih besar dari spinet, tingginya berkisar 40-43 inci dan lebar sekitar 58 inci. Jenis piano ininhadir dalam berbagai model. Jadi jika kamu ingin melengkapi perabot rumah, konsol memberimu berbagai pilihan ini dibuat untuk menghasilkan nada yang lebih tinggi.
• Studio - Ini adalah jenis piano yang biasanya kamu lihat di sekolah-sekolah musik dan studio musik. Tingginya sekitar 45 sampai 48 inci tdan memiliki lebar sekitar 58 inci. Karena soundboard yang lebih besar dan senar yang panjang, maka bisa menghasilkan kualitas nada yang baik dan panjang.
• Upright - ini adalah Piano yang tertinggi di antara piano vertikal, dengan perkiraan ketinggian mulai dari 50 hingga 60 inci dan lebar 58 inci. Ini adalah jenis piano besar. Jika dirawat dengan baik, bisa mempertahankan nada piano itu sendiri.


Horizontal Piano – Juga dikenal sebagai grand piano. Disebut piano horisontal karena panjangnya dan penempatan stringnya. Grand piano bisa dikatakan menghasilkan nada lebih halus dan memiliki kunci yang paling responsif. Ada 6 tipe dasar dari Piano Horizontal:
• Petite Grand - Ini adalah yang terkecil dari piano horizontal. Ukurannya berkisar dalam ukuran dari 4 kaki 5 inci sampai 4 kaki 10 inci. Hal ini memang kecil tapi masih kuat.
• Baby Grand – Jenis yang sangat popular yang ukurannya berkisar antara 4 kaki 11 inci sampai 5 kaki 6 inci. Baby grand merupakan pilihan populer karena kualitas suara, dan daya tarik estetika serta keterjangkauannya.
• Medium Grand - Lebih besar dari baby Grand ukurannya sekitar 5 kaki dan 7 inci.
• Parlor Grand - Ukurannya berkisar antar 5 kaki 9 inci sampai 6 kaki 1 inci. Piano grand Parlor juga disebut grand pianonya ruang tamu.
• Semiconcert atau Ballroom – ukurannya lebih besar Grand Parlor, adalah sekitar 6 kaki 2 inci sampai 7 meter.
• Konser Grand - Ukurannya sekitar 9 kaki, yang terbesar dari semua piano grand.

Friday, January 7, 2011

Caffeine

Caffeine adalah grup band Indonesia yang didirikan di Bandung, Jawa Barat pada tahun 1996 dengan digawangi oleh Rudy, Benny, Danny, Daniel, Yandi, dan Yudi pada formasi awalnya. Setelah meninggalnya Yandi, posisinya digantikan oleh Gagan. Namun, band ini harus mengalami pergantian personel lagi. Personel Caffeine yang baru bergabung, Gagan resmi mengajukan untuk mengundurkan diri. Dan kini, Caffeine memiliki basis baru, yaitu Alamsyah.

Album
  1. Hijau (2000)
  2. Yang Tak Terlupakan (2002)
  3. Di Telinga dan Di Mataku (2003)
  4. The Best Of Caffeine (2004)
  5. Trilogi of Caffeine (2009)